Selasa, 27 Juli 2010

Mengenal Kayu Bertuah


Ilmu akan melahirkan pengetahuan, kemudian Pengetahuan akan membuahkan teknologi yang dapat mengungkap bermacam rahasia di alam ini.

Salah satu contoh pada tahun 1987-1989, FAKULTAS MIPA UGM DENGAN ALAT Canggihnya bernama CHRONOMETER menemukan berbagai kayu yang mengandung tuah SEBAGAI PEMANCAR ENERGI METAFISIKA, hasil PENELITIAN MENUNJUKKAN BAHWA ENERGI DARI KAYU BERTUAH BESARNYA 2X LIPAT DIBANDING ENERGI YANG DIDAPAT DARI BATU PERMATA ATAU PUN PUSAKA

HASIL penelitian tahun 1987-1989 di Fakultas MIPA UGM (Universitas Gajah Mada) oleh dr. Untoro, dkk dengan Chronometer menunjukkan bahwa energi yang terdapat pada “Kayu Bertuah”, besarnya dua kali lipat dibanding energi Tosan Aji atau Pusaka. Jika energi pusaka pada level 50, energi yang terdapat pada kayu “bertuah” mencapai level 100. Kayu-kayu tertentu memiliki kekuatan pemancar. Misalnya, anda berniat ingin selamat dari kejahatan, maka kayu itu menjadi pemancar dari niat tersebut. Kayu memancarkan energi (nur/cahaya). Cahaya memiliki frekuensi sangat tinggi dan gelombang molekul ion yang jika dipicu dengan doa, frekwensinya menjadi lebih kuat, tinggi dan menimbulkan aura. Cahaya rumusnya 328 tahun cahaya atau R sehingga logika manusia tidak dapat menjangkau. Ketika masih hidup, kayu “bertuah” mengandung zat-zat Netrogenium yang sangat tinggi.

Aneka Kayu Bertuah Tersebut adalah :
  1. KAYU KAUKA WARNA kayu bermacam-macam tergantung tempat asal kayu, kayu ini banyak ditemukan di negara arab, mesir, yordania, UNTUK KWALITAS BAGUS DARI KAYU KAUKA/KOKA/PUKAH HANYA ADA DI MESIR KARENA WARNANYA BAGUS, SERAT YANG KUAT, DAN TENTUNYA HARGANYA MAHAL KAYU TERSEBUT MEMPUNYAI TUAH KESELAMATAN, PENGOBATAN, PENGASIHAN, PENOLAK HAWA NEGATIF DAN MASIH BANYAK KAROMAH YANG TERKANDUNG DIDALAMNYA , KAYU TERSEBUT BANYAK DIDAERAH TIMUR TENGAH YANG KONON DIJADIKAN SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN KAPAL, TONGKAT PARA NABI.
  2. KAYU SETIGI LAUT ATAU kayu sulaiman banyak ditemukan ditepi pantai MEMPUNYAI TUAH KEWIBAWAAN, KEKUATAN, ANTI DAYA NEGATIF DAN SIHIR WARNA KAYU MUDA KECOKLATAN DAN MEMPUNYAI EFEK BERSINAR / BAYANG BAYANG KAYU.
  3. KAYU MENTAWA MEMPUNYAI tuah penetral daya gaib, RACUN kiriman gaib JUGA UNTUK PENYEMBUHAN KENA santet dan pelet. 
  4. KAYU JATI LUWIH MEMPUYAI TUAH KEWIBAWAAN, PENUNDUK ORANG MAUPUN BINATANG BANYAK DIGUNAKAN SEBAGAI TONGKAT KOMANDO. 
  5. KAYU KEBAK MEMPUNYAI TUAH penglarisan dalam hal perniagaan, SALES. BIASANYA DITEMUKAN DI DAERAH PEGUNUNGAN YANG TINGGI WARNA KAYU AGAK PUTIH KEPUTIHAN. 
  6. KAYU LONTROK MEMPUNYAI TUAH penyembuhan segala macam santet, SERTA MEMPERMUDAH WANITA UNTUK MELAHIRKAN. 
  7. KAYU BOGA MEMPUNYAI TUAH sebagai induk dari semua untuk urusan penglarisan/berdagang, WARNA KAYU COKLAT KECOKLATAN. 
  8. KAYU GALIH KELOR MEMPUNYAI TUAH sebagai kewibawaan, penetralisir hawa negatif, memusnahkan kekuatan gaib seseorang DENGAN WARNA KAYU COKLAT KEHITAMAN MAKANYA KAYU ini disebut juga dengan nama GALIH KELOR KARENA GALIH MERUPAKAN TERAS DALAM DARI BAGIAN KAYU YANG BERWARNA HITAM ARANG. UNTUK MENEMUKAN KAYU GALIH INI MEMANG SUSAH KARENA ITU KAYU GALIH KELOR TERMASUK KAYU YANG LANGKA. 
  9. KAYU GALIH ASEM BERWARNA COKLAT KEHITAMAN WARNA TERSEBUT ASLI DARI ALAM DIKARENAKAN GALIH ASEM TERSEBUT SUDAH BERUMUR RATUSAN TAHUN, MEMANG KAYU GALIH ASEM JAMAN SEKARANG BANYAK DIBURU PARA KOLEKTOR KARENA LANGKA DAN BERTUAH. DAN YANG PASTI HARGANYA MAHAL. BANYAK KERAJINAN DARI KAYU TERSEBUT DIJUAL DENGAN HARGA YANG MELANGIT. kayu ini mempunyai tuah pengasihan tingkat tinggi, penolak hawa negatif, menghapus kekuatan jahat seseorang, tuah keselamatan, tuah kewibawaan, memilki pukulan mematikan. 
  10. KAYU GAHARU WARNA KAYU TERSEBUT COKLAT MUDA , DAN ADA JUGA YANG COKLAT TUA. BAU KHAS KAYU TERSEBUT MENANDAKAN KELAS KAYU YANG TINGGI KARENA KEHARUMAN KHAS GAHARU,BANYAK JUGA DIJADIKAN MINYAK KAYU GAHARU. KAYU GAHARU MEMPUNYAI TUAH SEBAGAI SYARAT PERMOHONAN DOA KARENA BAU YANG SANGAT KHAS, meningkatkan proses meditasi, zikir, yoga, meningkatkan energi tenaga prana atau tenaga dalam, meningkatkan energi spiritual, pelarisan, pengasihan, di sukai dalam pergaulan. 
  11. KAYU SECANG DENGAN WARNA KAYU COKLAT KEMERAHAN DAN BIASANYA KAYU TERSEBUT BANYAK MACAM DIJADIKAN SEBAGAI BAHAN OBAT OBATAN JUGA MEMPUNYAI FUNGSI TUAH SEBAGAI SARANA PELARISAN DAGANG DENGAN CARA SETIAP HARI DIRENDAM SELAMA 15 MENIT, DAN AIR TERSEBUT DIBUANG DIDEPAN TOKO/TEMPAT BERJUALAN. 
  12. KAYU TESEK MEMPUNYAI TUAHditakuti bangsa jin jahat, KEWIBAWAAN DAN KEKUATAN BARANG SIAPA MENYIMPAN KAYU TERSEBUT DIDALAM RUMAH AKAN TERASA DINGIN SEHINGGA DAPAT MENENTRAMKAN KELUARGA, KAYU INI MASIH satu rumpun DENGAN KAYU SEJENIS SETIGI NAMUN HANYA BEDA WARNA DI TERAS KAYUNYA. 
  13. KAYU SONGGO LANGIT MEMPUNYAI TUAH KEMULIAAN, KEKUATAN LAHIR BATIN. 
  14. KAYU NOGOSARI MEMPUNYAI TUAH PENOLAK PETIR, KEWIBAWAAN,KEKUATAN, PENAJAMAN INDERA BATIN, KAYU INI BANYAK FUNGSINYA. 
  15. KAYU CENDANA MEMPUNYAI TUAH PENGUAT RASA DOA, KELUHURAN BUDI, BERSIFAT KALEM KARENA KEHARUMANNYA. 
  16. KAYU LIWUNG MEMPUNYAI TUAH KESELAMATAN LAHIR BATIN, KEMULIAAN, SANGAT BAHAYA BILA DIGUNAKAN OLEH ORANG YANG GAMPANG NAIK DARAH KARENA MENJADIKAN KEBERANIAN TINGKAT TINGGI JAMAN DAHULU BANYAK DIGUNAKAN SEBAGAI ALAT UNTUK BERPERANG. 
  17. KAYU WAHYU MEMPUNYAI TUAH SEBAGAI kyu jungjung derajat, wibawa luar biasa, mulya langgeng/kemulyaan. 
  18. KAYU SETIGI DARAT siapa tidak kenal kayu setigi , KAYUNYA MERUPAKAN KAYU BERTUAH NO 1 DIANTARA ANEKA KAYU BERTUAH LAINNYA KAYU TERSEBUT MEMPUNYAI TUAH KESELAMATAN, KEREJEKIAN, KESELAMATAN, PENOLAK BISA BINATANG, OBAT, PENOLAK SIHIR, KEWIBAWAAN TINGGI,PENGASIHAN MUTLAK NO 1 DIANTARA KAYU BERTUAH LAINNYA.WARNA KAYUNYA HITAM DENGAN KAMBIUM BERWARNA HITAM KEMERAH MERAHAN. 
  19. KALIMASADA adalah PASANGAN dari Kayu Stigi dan Dewa Dharu. KeDUA jenis kayu ini banyak diburu pejabat. Kayu Kalimasada banyak dikoleksi para bisnismen. Biasanya dipadukan dengan Kayu Setigi dan Dewa Dharu dalam bentuk tasbih atau assesoris. Jika ketiganya disatukan, memiliki energi luar biasa untuk ; melancarkan rezeki, Meningkatkan keluhuran budi, Kewibawaan dan Keselamatan, Umbul derajat dsb 
  20. KENGKENG adalah kayu khusus yang memiliki karakter menentramkan. Karena itu kayu Kengkeng sering digunakan untuk menenangkan bayi rewel (menangis) dengan cara diletakkan di bawah bantal. Fungsi lain kayu ini untuk :Menentramkan rumah tangga yang sering ribut, Meningkatkan ketenangan batin dan Keselamatan jiwa. Bagi yang ingin lingkungan rumah atau kontor menjadi lebih sejuk, tenang dan damai gunakan kayu Kengkeng sebagai sarana. 
  21. WINONG sering digunakan para ahli ilmu spiritual (metafisika) yang meyakini bahwa manusia yang masih hidup dapat berkomunikasi dengan ruh. Kayu ini disukai para makhluk ghaib dan ruh para leluhur sekaligus untuk; menolak santet, guna-guna, Kebijaksanaan, Keselamatan jiwa. Mereka yang nyalinya kecil, memiliki gejala jiwa dan lemah jantung tidak disarankan memanfaatkan kayu ini. Kayu ini dapat menjadi sarana pemikat agar makhluk-makhluk halus berkenan mambantu segala aktivitas kita.

Minggu, 25 Juli 2010

Peradaban India Kuno yang Musnah

Perang Mahabharata pada masa India kuno kemungkinan besar merupakan sebuah perang berteknologi tinggi semacam perang nuklir. Bukti-bukti kerusakan akibat perang itu menunjukkan hal itu. Mahabharata, adalah sebuah wiracarita India kuno yang terkenal, berbahasa Sansekerta, yang melukiskan tentang konflik keturunan Pandu dan Dritarastra dalam memperebutkan takhta kerajaan.

Bersama dengan Ramayana disebut sebagai 2 besar wiracarita India, yang ditulis pada tahun 1500 SM, dan hingga kini sudah sampai sekitar lebih dari 3.500 tahun. Fakta sejarah yang dicatat dalam buku tersebut, masanya juga lebih awal 2.000 tahun dibanding penyelesaian bukunya, artinya peristiwa yang dicatat dalam buku, kejadiannya hingga kini kira-kira telah lebih dari 5.000 tahun yang silam.

Buku ini telah mencatat kehidupan dua saudara sepupu yakni Kurawa dan Pandawa yang hidup di tepian sungai Gangga, serta dua kali perang hebat antara kerajaan Alengka dan Astina. Namun yang membuat orang tidak habis pikir, kenapa perang pada masa itu begitu dahsyat? Dengan menggunakan teknologi perang tradisional, tidak mungkin bisa memiliki kekuatan yang begitu besar. Spekulasi baru dengan berani menyebutkan perang yang dilukiskan tersebut, kemungkinan adalah semacam perang nuklir!

Perang pertama kali dalam buku catatan dilukiskan seperti berikut ini: bahwa Arjuna yang gagah berani, duduk dalam Weimana (sarana terbang yang mirip pesawat terbang) dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang mirip rudal, roket yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh, seperti hujan lebat yang kencang, mengepungi musuh, kekuatannya sangat dahsyat. Dalam sekejap, sebuah bayangan yang tebal dengan cepat terbentuk di atas wilayah Pandawa, angkasa menjadi gelap gulita, semua kompas yang ada dalam kegelapan menjadi tidak berfungsi, kemudian badai angin yang dahsyat mulai bertiup, wuuus…. wuuus…., disertai dengan debu pasir, burung-burung bercicit panik… seolah-olah langit runtuh, bumi merekah. Matahari seolah-olah bergoyang di angkasa, panas membara yang mengerikan yang dilepaskan senjata ini, membuat bumi bergoncang, gunung bergoyang, di kawasan darat yang luas, binatang-binatang mati terbakar dan berubah bentuk, air sungai kering kerontang, ikan udang dan lainnya semuanya mati. Saat roket meledak, suaranya bagaikan halilintar, membuat prajurit musuh terbakar bagaikan batang pohon yang terbakar hangus.

Jika akibat yang ditimbulkan oleh senjata Arjuna bagaikan sebuah badai api, maka akibat serangan yang diciptakan oleh bangsa Alengka juga merupakan sebuah ledakan nuklir dan racun debu radioaktif.

Gambaran yang dilukiskan pada perang dunia ke-2 lebih membuat orang berdiri bulu romanya dan merasa ngeri: pasukan Alengka menumpangi kendaraan yang cepat, meluncurkan sebuah rudal yang ditujukan ke-3 kota pihak musuh. Rudal ini seperti mempunyai segenap kekuatan alam semesta, terangnya seperti terang puluhan matahari, kembang api bertebaran naik ke angkasa, sangat indah. Mayat yang terbakar, sehingga tidak bisa dibedakan, bulu rambut dan kuku rontok terkelupas, barang-barang porselen retak, burung yang terbang terbakar gosong oleh suhu tinggi. Demi untuk menghindari kematian, para prajurit terjun ke sungai membersihkan diri dan senjatanya.

Spekulasi perang Mahabharata sebagai perang nuklir diperkuat dengan adanya penemuan arkeologis. Para arkeolog menemukan banyak puing-puing yang telah menjadi batu hangus di atas hulu sungai Gangga yang terjadi pada perang seperti yang dilukiskan di atas. Batu yang besar-besar pada reruntuhan ini dilekatkan jadi satu, permukaannya menonjol dan cekung tidak merata. Jika ingin melebur bebatuan tersebut, dibutuhkan suhu paling rendah 1.800 C. Bara api yang biasa tidak mampu mencapai suhu seperti ini, hanya pada ledakan nuklir baru bisa mencapai suhu yang demikian.

Di dalam hutan primitif di pedalaman India, orang-orang juga menemukan lebih banyak reruntuhan batu hangus. Tembok kota yang runtuh dikristalisasi, licin seperti kaca, lapisan luar perabot rumah tangga yang terbuat dari batuan di dalam bangunan juga telah dikacalisasi. Selain di India, Babilon kuno, gurun sahara, dan guru Gobi di Mongolia juga telah ditemukan reruntuhan perang nuklir prasejarah. Batu kaca pada reruntuhan semuanya sama persis dengan batu kaca pada kawasan percobaan nuklir saat ini.

Semua temuan arkeologis ini sesuai dengan catatan sejarah yang turun-temurun, kita bisa mengetahui bahwa manusia juga pernah mengembangkan peradaban tinggi di India pada 5.000 tahun silam, bahkan mengetahui cara menggunakan reaktor nuklir, namun oleh karena memperebutkan kekuasaan dan kekayaan serta menggunakan dengan sewenang-wenang, sehingga mereka mengalami kehancuran.

Sebagai perbandingan, reaktor nuklir pada 2 miliar tahun silam pernah dimanfaatkan di Oklo, Afrika Selatan. Manusia dapat memanfaatkan nuklir untuk tujuan damai, sekaligus memanfaatkan topografi alam menimbun limbah nuklir, peradaban materiil taraf tinggi ini jelas dikembangkan melalui peradaban jiwa yang relatif tinggi, beroperasi selama 500 ribu tahun, mewakili perdamaian dan kemakmuran 500 ribu tahun. Kalau tidak, penggunaan senjata nuklir yang saling menyerang seperti wiracarita yang dilukiskan dalam peradaban India kuno, mungkin jika tidak hancur dalam 50 tahun, akan mengalami penghancuran dengan sendirinya!

Teknologi reaktor nuklir pada manusia modern baru beberapa dasawarsa saja ditemukan, hanya demi masalah limbah nuklir saja telah berdebat tiada henti, apalagi memperdebatkan yang lainnya, kita benar-benar harus merasa malu dengan manusia zaman prasejarah untuk hal seperti ini.

Benar dan Paling Benar

Kumbakarna adalah seorang patriot. Seorang keturunan Bangsa Raksasa yang beda dari kebanyakan bangsa Raksasa. Wujud fisiknya seperti umumnya bangsa Raksasa, tinggi besar, lebih dari tiga kali tinggi bangsa manusia. Tapi hatinya,.. pemahamannya akan kehidupan begitu luhur. Dialah salah satu ksatria bangsa Raksasa yang senantiasa belajar dan berusaha untuk memahami sejati hidupnya. Bahkan sebagian orang menganggap dia sebagai seorang yang menjalani hidup sebagai seorang resi, walaupun hidup di dalam megahnya kehidupan istana Alengkadiraja.

---------------------------------------------------------------------------------------------------

Dan perang harus pecah. Sebuah perlawanan bangsa Manusia atas sikap semena-mena Raja Rahwana sang pimpinan Alengka. Sebuah pilihan sulit bagi Kumbakarna. Dia yang begitu menjunjung tinggi sikap ksatria, dan sangat tidak suka dengan keangkaramurkaan, sudah sejak awal dengan tegas tidak menyetujui sikap Rahwana, sang kakak, yang demikian jahat.

Dan ketika perang harus berkobar. Kumbakarna tetap harus memilih. Alengkadiraja adalah negri tanah tumpah darahnya. Negri yang memberinya kehidupan, penghidupan dan pembelajaran, sejak dia dilahirkan sampai pada pemahamannya sekarang ini. Dan Kumbakarna memilih untuk berjuang, terlibat perang, membela negrinya, walaupun dia tahu bahwa itu semua akibat sikap Rahwana yang salah.

Adalah seorang ksatria bernama Arya Wibisana. Adik kandung dari Kumbakarna. Tapi aneh memang, entah kenapa Wibisana berwujud sebagai bangsa Manusia, dengan paras muka tampan, tidak seperti ketiga saudara lainnya yang memiliki postur tubuh raksasa. Wibisana juga seorang patriot. Mengetahui bahwa sang kakak, Rahwana, tidak bisa lagi diingatkan akan kelalaian sikapnya, Wibisana memilih pergi dari istana Alengkadiraja, dan bergabung dengan bangsa Manusia menuntut haknya dengan melawan Rahwana.

Suatu ketika Kumbakarna dan Wibisana harus berhadapan. Dua orang saudara. Dua orang patriot. Dua orang dengan watak ksatria harus saling menghunus keris dan saling menumpahkan darah.

Kumbakarna mungkin memang salah, tapi bila kita coba melihat dan memahami jalan hidupnya. Kita akan melihat bahwa apa yang dilakukannya bisa dibenarkan. Wibisana mungkin juga bisa disebut sebagai seorang pengkhianat bangsa. Tapi ketika kita mengenalnya lebih dekat, suatu ketika kita akan melihat begitu luhur budinya.

Lalu, ketika mereka saling membunuh, siapakah yang paling benar? Tidak ada diantara mereka yang benar. Seperti juga kita manusia, tidak ada diantara kita yang benar-benar benar. Karena kebenaran hanyalah milik-Nya. Kita manusia yang harus selalu bersyukur diberi-Nya kesempatan untuk sesekali meminjam sebuah kebenaran.

Kumbakarna, adalah seorang yang proaktif. Karena selalu melakukan dan menjunjung tinggi nilai-nilai yang dipahaminya. Demikian juga Wibisana. Mungkin juga, ..demikian adanya kita. Didalam kehidupan yang sepertinya semakin rumit ini, sikap proaktif bisa saja akan dinilai salah. Tidak selalu setiap keputusan yang kita ambil akan dapat dimengerti semua orang. Setiap keputusan seseorang akan selalu dilihat benar oleh sebagian orang, pun akan dilihat salah sebagian orang yang lain.

Dan seperti seorang ksatria Kumbakarna dan Wibisana, tak ada salahnya bila kita menganggap bahwa pendirian kita adalah sesuatu yang benar. Tapi akan sungguh naif, ketika masih juga dijumpai, orang yang menganggap pendiriannya adalah yang paling benar…


Pitoyo Amrih

Mumi Jalani 'Tes Kesehatan' Sebelum Pameran


Ruangan itu berisi bayi berusia 10 bulan asal Peru, yang hidup sekitar 6.420 tahun lalu. Ada pula seorang wanita bangsawan dari Amerika Selatan dari abad ke 17, yang memiliki tato di sepasang payudara dan mukanya.

Dua manusia yang diawetkan menjadi mumi itu adalah 'peserta' Mummies of the World yang turut dipamerkan di the California Science Center, yang baru dibuka 1 Juli 2010.

Pameran yang digelar rally ke 15 museum di tujuh negara itu berisi 45 mumi dan 95 artefak. Ini merupakan pameran mumi terbesar di dunia yang pernah ada.

Selain mumi manusia, pameran ini juga menampilkan mumi lain dari berbagai binatang. Yakni, anjing, kadal, ikan, tikus, hyena, kucing, tupai, burung elang, monyet asli Argentina. Menurut Wakil President pameran, Diane Perlov, sebelum yang bernilai historis tinggi itu dipamerkan, 'mereka' akan menjalani sejumlah tes ilmiah. Dan tes 'kesehatan' mumi ini juga sudah disetujui para kurator.

Sejumlah tes pun dilalui seperti CT Scan, x-ray, radio karbon, Magnetic Resonance Imaging (MRI), spektometri massa, analisa isotop, dan tes DNA. "Tes ini merupakan persiapan jelang pameran," kata Perlov.

Berbicara tentang misteri dari masing-masing mumi, Perlov menunjuk mumi wanita asal Mesir. Tangannya tampak disilangkan di dada dengan tangan mengepal. Dari hasil tes terlihat, dalam tiap kepalan tangan itu terdapat beberapa gigi anak kecil. "Mengapa, itu belum diketahui," kata Perlov.

Mumi lainnya yang juga dari Mesir, juga memiliki keanehan. Terdapat sejumlah gigi di dalam rongga kepala. "Satu teori menyebut bahwa untuk mencapai akhirat maka anda harus memiliki organ tubuh yang lengkap," kata dia.

Ada pula turut dipamerkan mumi-mumi dari keluarga Orlovits, yang ditemukan pada 1994 di gereja yang terlupakan di Vac, Hungaria. (Associated Press/np).